![]() |
| Tim Voli Putri Petrokimia Gresik. (6 Maret 2015) |
"Untuk bisa memberikan perbedaan, tentu kami akan mengerahkan segala kemampuan kami, termasuk menampilkan strategi baru dari pelatih serta dukungan penuh dari suporter kami termasuk dari karyawan Petrokimia," kata Eko di Gresik, Kamis (5 Maret 2015).
Lailatul Aisyah dan kawan-kawan yang baru mengumpulkan enam poin, tertinggal 10 angka dari pimpinan klasemen kelompok putri, Jakarta PGN Popsivo Polwan. Dengan begitu, seri pertama putaran kedua ini, tidak hanya akan menentukan nasib Petrokimia untuk lolos ke fase berikutnya, tapi juga ajang pembuktian untuk menampilkan permainan berbeda dari pertandingan-pertandingan sebelumnya.
Pelatih Taufik Hidayat siap memberikan terobosan baru dengan inovasi beberapa pergeseran posisi pemain. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan kemenangan.
"Libur dua pekan kami manfaatkan ujicoba strategi yang baru dan siap untuk bersaing dengan tim lainnya. Tapi saya tak bisa beberkan rahasia teknik dan strategi kami," ungkapnya yang siap menang.
Diakui, dengan target kemenangan tersebut tidak menjadi beban. Hal itu justru membuat para pemain bersemangat, meskipun semuanya itu baru akan terlihat saat para pemain berada di lapangan.
"Selain itu, kami juga ingin memaksimalkan performa dua pemain asing yang kami miliki untuk bisa menyapu bersih kemenangan di dua pertandingan di depan pendukung kita sendiri," jelas Taufik.
Selama seri Gresik di putaran kedua kali ini, Petrokimia akan menghadapi Jakarta Electric PLN pada Jumat (6 Maret 2015) besok sebelum bentrok dengan Jakarta BNI 46 di hari Minggu (8 Maret 2015).
Sumber: Beritsatu (Hendro D Situmorang )
Editor: Tim Redaksi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar